13. Kab. Malang

 

I.DATA UMUM

   A.Luas Lahan Kabupaten Malang tahun 2011 : 320.348 Ha

   B.Jumlah Penduduk Kabupaten Malang Tahun 2011 : 2.295.346 Jiwa

 

II.IDENTITAS KOMODITAS

No

Kom

Varietas

Ciri2 umum varietas

Warna, rasa, aroma

Kecamatan

Waktu tanam

Bulan panen/ Puncak Panen

1.

Apel

Manalagi

Hijau, manis

Poncokusumo

Oktober – Nopember (awal musim penghujan)

Januari - maret

 

 

 

Anna

Merah kehijauan, agak asam, berair

 

 

 

 

 

Rome Beauty

Kuning, manis

 

 

 

2.

Salak

Suwaru

Manis, daging tebal

Pagelaran

Oktober - Nopember

Juli-Agustus,

Desember - Januari

3.

Jeruk

Manis Pacitan

Bulat, permukaan halus, manis, warna kuning.

Dau

Oktober –

Nopember

Agustus –

September

 

 

Manis Valencia

Sama

 

 

 

 

 

III.PROFIL WILAYAH SENTRA

     1.Kondisi Lahan dan Agroklimat

 

No.

 

Kecamatan

Lahan

Agroklimat

Jenis Tanah

Topografi

Ph

Jml. Bln basah & kering

Tinggi Tempat (m dpl)

Curah Hujan

Kelembaban

Suhu (oC)

1.

Poncokusumo

Andosol, Regosol

Berbukit

6

10

842

2258

75 %

16-27

2.

Dau

Latosol

Rata, berbukit

6

9

700

1220

< 50 %

20-24

3.

Pagelaran

Regosol

Datar

5 - 6

8

437

1793

< 50 %

>24

 

CURAH HUJAN SELAMA TAHUN 2012

 

Januari

Pebruari

Maret

April

Mei

Juni

Juli

Agustus

Sept

Oktober

Nov

Des

Jmlh

Rata - Rata

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

417

601

301

166

95

8

4

0

1

37

227

369

2.226

186

Sumber : Badan Meteorologi Dan Klimatologi

 

      2.Data Panen dan Produktifitas

No.

Kecamatan

Komoditas

Bulan Panen

Puncak Panen

Rata2 Produksi (ton)

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1.

Poncokusumo

Apel

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

58.133,5

2.

Dau

Jeruk

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

760

3.

Pagelaran

Salak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sept.

32.960,3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JUMLAH TANAMAN YANG MENGHASILKAN DAN PRODUKSI TANAMAN BUAH-BUAHAN TAHUN 2012


Komoditas

Triwulan I

Triwulan II

Triwulan III

Triwulan IV

Jumlah

Tan. Hasil

Produksi

Tan. Hasil

Produksi

Tan. Hasil

Produksi

Tan. Hasil

Produksi

Produksi

(pohon)

(kuintal)

(pohon)

(kuintal)

(pohon)

(kuintal)

(pohon)

(kuintal)

(kuintal)

 

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

Apel

993.542

129.809

700.964

91.336

351.864

46.286

488.631

61.431

328.862

Jeruk

1.018

173

1.212

263

4.397

764

487

194

1.394

Salak

22.542

1.159

20.630

1.044

22.238

1.131

43.145

1.938

5.272

Sumber : Badan Pusat Statistik (ATAP 2012)

    3.Data Potensi Pengembangan Komoditas Unggulan

No.

Kecamatan

Luasan (Ha)

Pertanaman yang sudah dikembangkan/existing

Wilayah

Potensi yg akan dikembangkan

Komoditas & var. Yg Akan dikembangkan

Komoditas

& varietas

Luas (Ha)

Populasi

(pohon)

Umur Tan (tahun)

1.

Poncokusumo

19.688

10

Apel Rom beauty

Apel

100

815/ha

>5 th

2.

Dau

6.152

10

Jeruk Manis

Jeruk

80

800/ha

> 3th

3.

Pagelaran

4.553

10

Salak Suwaru

Salak

100

2000/ha

>4 th

 

    4.Hama Penyakit yang menyerang komoditas unggulan dan upaya pengendaliannya.

 

No.

Hama / Penyakit

Pengendaliannya

I.

APEL

 

  1. 1.Kutu Daun (Aphis phomi)

 

Pemusnahan bagian tanaman yang terserang

Penggunaan insektisida jika terdapat 2 ekor ulat perdaun

 

  1. 2.Thrips sp

 

Pemusnahan bagian tanaman yang terserang

Penggunaan insektisida jika terdapat 2 ekor ulat perdaun

 

  1. 3.Spodoptera litura

 

Mekanis : memotong tunas-tunas yang terserang, sanitasi kebun

Kimiawi : Daconil, Delsene mx-200

 

  1. 4.Penyakit tepung

           (Podosphaera leucotica)

 

Mekanis/fisis : membakar daun bekas rompesan, sanitasi kebun kemudian diulas carbolineum planitarium

Penggunaan fungisida jika serangan telah mencapai 5% perdaun

 

  1. 5.Bercak Daun (Marsonia caronaria)

 

Mekanis : membakar daun bekas rompesan dan sanitasi kebun.

Kimia     : daconil desene mx-200

 

  1. 6.Busuk buah (Gleosparium sp)

Tidak memungut buah yang terlalu mask

II

SALAK

 

  1. 1.Kumbang Penggerek Batang

Mekanis ; membuang bagian tanaman yang terserang

Kimiawi : insektisida sistemik yang mengandung bahan

karbofuran (Dithane, manzate)

 

  1. 2.Nematoda perusak akar salak

Kimiawi : nematisida

 

  1. 3.Cendwan putih pada batang dan buah

 

Menjaga sanitasi lingkungan tetap bersih dan tidak terlalu lembab

 

  1. 4.Kutu putih (pseudococcus sp)

Pemupukan & pengairan yang seimbang.

III.

JERUK

 

1.CVPD

 

a.Eradikasi tanaman

b.Penggunaan bibit bebas penyakit

c.Pengendalian serangga penular

d.Budidaya tanaman sehat

 

2.Ulat penggerek buah

(Citripestis sagitiferelld)

 

a.Pembungkusan buah pada jeruk muda

b.Memetik jeruk yang terserang secara periodik

c.Pengendalian kuman pada saat telur belum menetas

 

3.   Lalat buah (Dacus.sp)

a.Pembungkusan buah

b.Memusnahkan jeruk yang terserang dengan cara dibakar /  

   dipendam.

c.Memasang perangkap methyl eugenol (ME)

d.Pemanfaatan musuh alami yang ada

 

        5.Untuk memperoleh sumber air berasal dari :

 

No.

Kecamatan

Jenis Irigasi

1.

2.

3.

Poncokusumo

Dau

Pagelaran

Irigasi ½ Teknis

Irigasi ½ Teknis

Irigasi ½ Teknis

 

          6.Dukungan infrastruktur/sarana dan prasarana yang disediakan oleh pemerintah di daerah sentra misalnya : adanya pasar, industri pengolahan hasil, dll.

          7.Jaminan keamanan.

 

  IV.PROFIL USAHA TANI

 

KOMODITAS APEL

No.

Uraian

Isian

A.

On Farm (Budidaya) Apel        

1.

 

Bibit

- Asal Bibit

 

Malang

2.

Pemupukan                                                

- Jenis Pupuk

- Dosis Pupuk

 

Pupuk buatan dan pupuk kandang

Pupuk buatan (Rustika Yellow)

umur tanaman 1 –2 tahun       =   100 200 g/ph

umur tanaman 2 –3 tahun       =   100 200 g/ph

umur tanaman 3 - 4 tahun       =   100 200 g/ph

umur tanaman 6 tahun keatas   = 100 200 g/ph

Pupuk kandang (kaleng minyak) 2 – 3.

3.

Pengendalian OPT

- Hama Penyakit Utama

- Cara Pengendalian

 

Diatas

 

4.

 

Pengairan

- Sumber Pengairan

- Penyiraman

 

Irigasi ½ teknis

Perminggu secara periodik

5.

Pemeliharaan

- Sanitasi Kebun

- Pemangkasan

 

Secara periodik

 

B.

Off Farm

1.

 

Panen

- Cara Panen

- Waktu Panen

 

Petik buah secara manual dan yang masak fisiologis

 

2.

 

Pasca Panen dan Pengolahan

- Pasca Panen

- Bentuk Pengolahan

- Sarana Pengolahan

 

Buah segar dan olahan

Kripik, jenang, sari apel.

Vacum Fraying

3

Pemasaran

- Bentuk produk

- Tujuan pasar

- Jarak pasar

- Cara Pemasaran

- Pelaku pasar

- Rantai pemasaran

 

Kripik, jenang, sari apel

Lokal dan luar kota (Jakarta, Bali dan Lokal)

17 km

Segar dan olahan

Petani, tengkulak

Petani – Pedagang Pengepul – Pedagang Besar – Retail – Konsumen

 

KOMODITAS JERUK

A.

On Farm (Budidaya) JERUK

1.

 

Bibit

- Asal Bibit

 

Malang

2.

 

Pemupukan                                                

- Jenis Pupuk

- Dosis Pupuk

 

 

Pupuk buatan dan pupuk kandang

Pupuk buatan (Rustika Yellow)

umur tanaman 1 –2 tahun       =   90 - 150 g/ph

umur tanaman 2 –3 tahun       =   100 - 210 g/ph

umur tanaman 3 - 4 tahun       =   210 - 250 g/ph

umur tanaman 6 tahun keatas   =   250 - 300 g/ph

Pupuk kandang   (kaleng minyak) 2 – 3.

3.

Pengendalian OPT

- Hama Penyakit Utama

- Cara Pengendalian

 

Diatas

4.

 

Pengairan

- Sumber Pengairan

- Penyiraman

 

Irigasi ½ teknis

Perminggu secara periodik

5.

 

Pemeliharaan

- Sanitasi Kebun

- Pemangkasan

 

Secara periodik

6.

 

Panen

- Cara Panen

- Waktu Panen

 

Petik buah secara manual dan yang masak fisiologis

Secara periodik

B.

Off Farm

1.

 

Pasca Panen dan Pengolahan

- Pasca Panen

- Bentuk Pengolahan

- Sarana Pengolahan

 

Buah segar dan olahan

Sari Jeruk.

Mesin Pemeras

2.

 

Pemasaran

- Bentuk produk

- Tujuan pasar

- Jarak pasar

- Cara Pemasaran

- Pelaku pasar

- Rantai pemasaran

 

Segar dan olahan

Lokal dan luar kota

10 km

-

Petani, tengkulak

Petani – Pedagang Pengepul – Pedagang Besar – Retail – Konsumen

 

KOMODITAS SALAK

A.

ON FARM (Budidaya) SALAK

1.

Bibit

- Asal Bibit

 

Malang

2.

 

Pemupukan                                                

- Jenis Pupuk

 

 

- Dosis Pupuk

 

 

Pupuk buatan dan pupuk kandang

Pupuk kandang (organik) diberikan setahun sekali 1 blek/tan

Pupuk buatan :

umur tanaman <1 tahun dipupuk 1 bln sekali dengan dosis :

urea 5 gr/tan, TSP 5 gr/tan, KCl 5 gr /tan0 - 150 g/ph

umur tanaman 1 – 2 tahun dipupuk 2 bln sekali dengan dosis : urea 10 gr/tan, TSP 10 gr/tan, KCl 10 gr/tan

umur tanaman 2 – 3 tahun dipupuk 3 bulan sekali dengan dosis : Urea 15 gr/tan, TSP 15 gr/tan, KCl 15 gr/tan

umur tanaman 3tahun keatas dipupuk setiap 6 bulan sekali dengan dosis : Urea 20 gr/tan, TSP 20 gr/tan, KCl 20 gr/tan

4.

 

Pengendalian OPT

- Hama Penyakit Utama

- Cara Pengendalian

 

Diatas

 5.

Pengairan

- Sumber Pengairan

- Penyiraman

 

Irigasi ½ teknis

Perminggu secara periodik

      6.

 

Pemeliharaan

- Sanitasi Kebun

- Pemangkasan

 

 

Secara periodik

    7.

Panen

- Cara Panen

- Waktu Panen

 

Petik buah secara manual dan yang masak fisiologis

 

B.

Off Farm

 

1.

 

Pasca Panen dan Pengolahan

- Pasca Panen

- Bentuk Pengolahan

- Sarana Pengolahan

 

Buah segar dan olahan

Kripik salak, Jenang salak, manisan salak.

Vacum frying

2.

 

Pemasaran

- Bentuk produk

- Tujuan pasar

- Jarak pasar

- Cara Pemasaran

- Pelaku pasar

- Rantai pemasaran

Lokal dan luar kota

Segar dan olahan

Bali, Jakarta dan Lokal

25 km

Memasok ke toko, pameran, pesanan

Petani, tengkulak

Petani – Pedagang Pengepul – Pedagang Besar – Retail – Konsumen

 

V.PROFIL KELEMBAGAAN

1.Kelembagaan

 

No.

Kecamatan

Jml. Usaha kecil dan menengah

Jml. Koperasi

Jml. Pengusaha besar

1.

2.

3.

Poncokusumo

Dau

Pagelaran

11

9

9

10

15

12

2

2

2

 

2.Petugas Pertanian Lapangan

Terdiri dari PPL, mantri tani, PHP dan Tenaga Harian Lepas (THL)

 

3.Kelompok Tani

No.

Kecamatan

Jml. Kelompok

Jml. Petani

Jml. Usaha*)

1.

2.

3.

Poncokusumo

Dau

Pagelaran

34

27

13

3729

1253

1919

16

18

12

*) jenis usaha dibidang pertanian mis : penjualan saprodi, pengemasan hasil, simpan pinjam, dll

 

4.Penangkar Benih / Bibit

No.

Kecamatan

Nama

Penangkar

Alamat

Komoditas

Benih/Bibit

Yang diproduksi (batang / th)

1.

 

2.

 

Kromengan

 

Bululawang

Sriyono

 

Han Sutjipto

Desa Kromengan

Bululawang

Buah-buahan

 

Buah-buahan

 

 

 

 

 

VI.MASALAH-MASALAH KRITIKAL

-                Dalam pengendalian OPT, aplikasi pestisida masih tinggi menyebabkan biaya produksi dalam pengendalian lebih dari 40% dari hasil produksi.

-                Penerapan pemupukan yang tinggi tanpa mempertimbangkan kebutuhan tanaman yang proporsional

-                Hasil produksi kebanyakan ke pengijon/tengkulak dimana petani kurang memahami harga pasaran

-                Petani berusaha meningkatkan kuantitas produksi tanpa mempertimbangkan kualitas produksi sehingga hasil produksi di pasaran pada saat panen raya jatuh

 

VII.SARAN / REKOMENDASI

-                Perlu pengembangan dan pemasyarakatan SLPHT di daerah sentra

-                Mengkaji ulang analisa tanah dan uji tanah untuk mendapatkan rekomendasi pemupukan yang proporsional (sesuai anjuran)

-                Memberdayakan jiwa bisnis ke petani dan diikuti dengan tambahan modal dalam suatu wadah yang kompeten

-                Peningkatan ketrampilan petani dalam hal pasca panen

 

 

 

 

 

CURAH HUJAN SELAMA TAHUN 2012

Januari

Pebruari

Maret

April

Mei

Juni

Juli

Agustus

Sept

Oktober

Nov

Des

Jmlh

Rata - Rata

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

CH

417

601

301

166

95

8

4

0

1

37

227

369

2.226

186

Sumber : Badan Meteorologi Dan Klimatologi